Vegan Vs. Masakan Padang

Apa yang melekat di pikiran ketika membayangkan makan di restoran Padang? Tentu saja santan kental yang dimasak hingga berminyak bersama jeroan sapi seperti paru, usus, babat, bahkan otak. Tidak ketinggalan juga rendang yang bumbunya merasuk ke dalam daging yang bila diurai pakai sendok langsung berlepasan saking empuknya.  Karena itulah saat pertama kali melihat restoran “Warung Padang Vegan” saya langsung mencibir sambil berkomentar: “Apa enaknya coba makan masakan Padang tapi isinya sayur semua?!” Tapi cibiran saya itu langsung berubah jadi pujian saat akhirnya saya benar-benar mencobai makan di warung ini.

Terletak di Jl. Teuku Umar Barat (Marlboro), Denpasar, warung sederhana ini rupanya punya cukup banyak penggemar. Terbukti saat pertama kali saya datang sekitar pukul 14.00 WITA, banyak menu di warung ini yang sudah habis. Namun karena lauk-pauk yang tersisa di kedatangan pertama saja sudah membuat saya terpesona, maka saya berjanji akan datang lagi di waktu yang lebih tepat. Sebelum jam makan siang!

Benar saja, kedatangan saya kedua benar-benar memuaskan. Semua lauk masih lengkap dan siap dipilih. Saya tentu memilih rendang, dendeng, dan gulai sayuran. Semua enak dan lezat bukan main. Benar-benar tidak terbayangkan olahan sayur bisa seenak jeroan seperti di restoran Padang umumnya.

Jadi sekarang tidak usah ragu untuk membawa teman yang vegetarian untuk ke rumah makan Padang, cukup bawa saja ke “Warung Padang Vegan” ini!

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.