Tak Lelo Ledhung

Tak Lelo Ledhung

Ibu saya bukan penyanyi. Bahkan Beliau sering bercanda bahwa suaranya itu laras-pelog-pathet-barang,

bukan dalam arti yang sesungguhnya, tapi kata “barang” yang di belakang itu diartikan sebagai “sembarangan'”alias nggak laras, nggak pelog, juga nggak pathet. Sembarangan lah pokoknya.

Tapi suara beliau saat menyanyikan tembang di bawah ini, sambil ngipasi saya sampai tertidur, adalah suara terindah yang pernah saya dengar.

Sungguh saya merindukan Ibu.

One thought on “Tak Lelo Ledhung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *