Urus Paspor Sendiri

IMG_5409kSalah satu dokumen sakti yang bisa membawa kita berjalan-jalan melihat dunia yang luas ini adalah paspor. Tanpa paspor, setidaknya sampai saat ini, mustahil kita bisa keluar dari negara ini dan apalagi masuk ke negara orang secara resmi. Sayangnya, bayang-bayang mengenai betapa rumit dan susahnya mengurus paspor sering kali menjadi ganjalan untuk kita mengurus sendiri dokumen penting itu. Dalam tulisan ini, saya mencoba untuk berbagi pengalaman tentang bagaimana dan apa saja yang harus disiapkan untuk bisa mengurus paspor sendiri dengan mudah dan lancar.

Hal yang menjadi catatan saya saat mengurus paspor kali ini adalah bahwa perlahan-lahan kantor pemerintahan di negeri ini mulai meninggalkan masa-masa jahiliyah menuju masa yang lebih baik. Walau beberapa teman masih mengatakan bahwa itu hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta saja, tapi saya tetap menaruh banyak harapan akan makin baiknya instansi pemerintah di negara tercinta ini.

Hal pertama yang harus kita lakukan saat ingin mengurus paspor adalah mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Tentang persyaratan dokumen yang diperlukan, bisa dilihat pada laman Direktorat Jendral Imigrasi. Karena saya ingin mengurus penggantian paspor yang sudah habis masa berlakunya, secara ‘walk in’, maka dokumen yang harus saya siapkan adalah:

1. KTP yang masih berlaku (asli dan 1 fotokopinya pada kertas ukuran A4 tanpa dipotong)
2. Akta kelahiran (asli dan 1 fotokopinya pada kertas ukuran A4)
3. Kartu Keluarga (asli dan 1 fotokopinya pada kertas ukuran A4)
4. Ijazah (asli dan 1 fotokopinya pada kertas ukuran A4)
5. Paspor lama (asli dan 1 fotokopinya-bagian yang ada foto dan bagian paling belakang yang ada alamat tempat tinggal- pada kertas ukuran A4, satu sisi)

Sedikit catatan, walaupun katanya setiap warga negara Indonesia bisa mengurus paspor di kantor imigrasi manapun di seluruh wilayah Indonesia, tapi pada kenyataannya bila mengurusnya di kantor imigrasi yang tidak sesuai dengan wilayah tempat KTP dikeluarkan maka diperlukan satu dokumen tambahan yaitu surat keterangan domisili. Tidak sulit memang surat ini, karena cukup dari ketua RT saja, tapi tetap saja kalau tidak dipersiapkan lebih dahulu, akan menghambat pengurusan paspor kita. Jadi lebih baik cari kantor imigrasi terdekat dengan tempat dikeluarkannya KTP atau ya siapkan surat domisili.

Setelah semua persyaratan dokumen lengkap, maka bersiaplah untuk bergerak ke kantor imigrasi yang diinginkan. Dari pengalaman saya kemarin, kantor imigrasi mulai beroprasi pada pukul 07.30 WIB, tapi sejak pukul 06.00 WIB sudah banyak orang yang antre dan petugas keamanan sudah mulai membantu dengan memberi tahu tentang persyaratan dokumen dan memasukkannya ke dalam map-map yang sudah ditentukan lalu menumpuknya sesuai dengan urutan kedatangan pengunjung. Sangat rapi dan sangat membantu. Ini hal yang sungguh menyenangkan!

Pukul 07.30 WIB mulailah nama-nama pengantre dipanggil satu per satu. Karena meja pelayanan yang dibuka ada tiga, maka dipanggillah satu orang dari masing-masing kelompok yang ada. Kelompok pertama adalah mereka yang mengurus paspor daring. Kelompok kedua adalah mereka yang mengurus paspor secara ‘walk in’, dan yang ketiga adalah kelompok manula yang mengurus paspor secara ‘walk in’.

Meja pelayanan pertama yang dihadapi mereka yang hendak mengurus paspor adalah meja kelengkapan dokumen. Di sini dokumen baik yang asli maupun yang fotokopi diperiksa secara ketat. Beberapa pertanyaan seperti alasan pembuatan pasporpun terkadang ditanyakan oleh petugas imigrasi. Karena itu, selain kesiapan dokumen, siapkan juga jawaban yang baik untuk para petugas ini.

Tahap berikutnya adalah tahap foto dan wawancara. Di sini dokumen akan diperiksa lagi dan pertanyaan dari petugas imigrasi tentang kepentingan mengurus pasporpun akan diajukan lagi. Jadi, siapkanlah jawaban yang baik bagi para petugas ini.

Bila semua sudah selesai, maka kita akan diberikan secarik kertas sebagai tanda bukti pengurusan dan pembayaran paspor. Kertas ini selanjutnya harus kita bawa ke bank BNI untuk melakukan pembayaran.

Bila sudah melakukan pembayaran, maka dalam 3 hari kerja sejak pengurusannya, paspor kita sudah bisa diambil ke kantor imigrasi yang sama.

Jadi semudah dan serapi itulah kantor imigrasi kita sekarang. Tidak perlu lagi mencari-cari calo atau ‘jalan belakang’. Asal semua dokumen lengkap, maka pengurusan paspor tidak akan njelimet.

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *