Laron

Sewaktu kecil, saat musim hujan tiba, hampir tiap malam kami kedatangan tamu-tamu kecil yang beterbangan menari-nari di sekitar lampu beranda yang menyala. Bersamaan dengan itu pula cerita tentang rempeyek yang terbuat dari hewan-hewan kecil bernama laron itu selalu berhembus dari mulut eyang-eyang atau anggota keluarga yang sudah berumur, yang kebetulan sedang bertandang ke rumah. Mereka […]

Continue Reading

48 Jam di Jogja (Bagian 2 – Selesai)

Hari ke dua kami mulai dengan sarapan di penginapan. Pilihannya tak banyak, rasanyapun tak seberapa. Tapi memang bukan itu tujuan kami menginap di losmen. Kami lebih memilih makan makanan khas Yogya daripada terlalu kenyang makan di hotel. Tujuan pertama kami hari ini adalah Museum Ullen Sentalu di daerah Kaliurang. Museum yang namanya menginspirasi saya untuk […]

Continue Reading

48 Jam di Jogja (Bagian 1)

Sebulan ini bisa jadi adalah waktu tersibuk saya dalam jalan-jalan ke beberapa kota. Setelah dua minggu lalu saya ke Yogyakarta, minggu ini saya kembali ke Bali. Dua-duanya sebenarnya adalah perjalanan dengan tanggungjawab pekerjaan, tapi tentu saja bukan pekerjaan seperti yang sering dibayangkan orang. Seperti biasa, pekerjaan saya adalah pekerjaan yang lebih banyak jalan-jalan dibayarinnya daripada […]

Continue Reading

Kereta Api

Bayangkan kalau jalan tol dalam kota itu adalah jalur-jalur KRL (Kereta Rel Listrik), rasanya Jakarta tidak akan semacet sekarang. Kata-kata ayah saya itu terngiang kembali ketika akhir-akhir ini saya menonton sebuah serial drama Jepang berjudul Amachan di kanal Waku Waku Japan. Dalam serial itu diceritakan tentang penduduk sebuah desa kecil yang amat gembira ketika akhirnya pada […]

Continue Reading
1 2 3 15